MEMAHAMI PENGAJARAN KEUANGAN YESUS

Gideon Rusli
April 15, 2018

MEMAHAMI PENGAJARAN KEUANGAN YESUS

Memahami Pengajaran Keuangan Yesus

Firman Tuhan dalam 2 Korintus 8:9 mengatakan bahwa Karena kamu telah mengenal kasih karunia Tuhan kita Yesus Kristus, bahwa Ia, yang oleh karena kamu menjadi miskin, sekalipun Ia kaya, supaya kamu menjadi kaya oleh karena kemiskinan-Nya.

Pada kesempatan kali ini kita akan belajar mengenai keuangan Yesus yang perlu kita terapkan dalam kehidupan kita sehari-hari, yakni

Pertama, dimana hartamu, disitu hatimu. Matius 6:21 menjelaskan bahwa harta kita berkaitan/berhubungan dengan hati. Uang adalah masalah hati. Satu hal yang harus kita ingat bahwa jangan sampai hati kita melekat kepada uang/harta. Matius 6:24 mengatakan “tak seorangpun dapat mengabdi kepada dua tuan. Karena jika demikian, ia akan membenci yang seorang dan mengasihi yang lain, atau ia akan setia kepada yang seorang dan tidak mengindahkan yang lain. Kamu tidak dapat mengabdi kepada Allah dan kepada Mamon.

Petunjuk mengabdi kepada Tuhan adalah salah satunya melalui PERSEPULUHAN.

Kedua, tentukan tempat hartamu. Kita bisa mengumpulkan harta di bumi atau di Surga dengan konsekuensi masing-masing (Matius 6:19-20). Harta di bumi dapat rusak, dapat hilang, dapat dicuri. Namun harta di Surga tidak dapat rusak dan tidak dapat dicuri/hilang. Bagaimana mengumpulkan harta di Surga?

Dengan membiayai pekabaran Injil (Lukas 8:1-3, 1 Timotius 5:17-18), dengan menolong anak Tuhan yang dalam kesusahan (2 Korintus 9:1-5), dan dengan berbuat baik pada semua orang terutama kepada kawan-kawan kita seiman (Galatia 6:9-10).

Ketiga, Tuhan pemilik, kita pengelola. Alkitab mengajarkan kita prinsip-prinsip mengelola keuangan yang Alkitabiah yakni yang ada pada kita hanya dipercayakan, bukan milik kita, dipercaya sesuai kesanggupan kita masing-masing, dan tujuan pengelolaan adalah pelipatgandaan maksimal (Matius 25:21-24).

Memahami pengajaran Yesus tentang uang akan membuat kita mengelola uang yang ada dengan baik dan benar seperti Yesus.