Halangan dan Berkat dari Inovasi Kehidupan

Yunike Ruth
January 15, 2019

Halangan dan Berkat dari Inovasi Kehidupan

Halangan dan Berkat dari Inovasi Kehidupan (Kejadian 2 : 15)

Allah telah memberikan mandat Ilahi kepada manusia untuk mengelola dan mengusahakan taman Eden menjadi sesuatu yang baik (Kejadian 2 : 15).

Sebab manusia diciptakan serupa dan segambar dengan Allah sehingga manusia memiliki potensi untuk melakukan inovasi di 6 area kehidupannya (Kejadian 1:26-27).

Namun dalam perjalanannya, ada banyak halangan yang menghalangi manusia untuk berinovasi dalam kehidupannya, salah satunya adalah karena dosa. Apa sajakah halangan-halangan tersebut?

Pada kesempatan ini, kita akan sama belajar mengenai 3 halangan dan berkat dari inovasi yang kita lakukan dalam kehidupan ini, yakni:

Pertama, Kesalahan Pola Pikir (Roma 1:21).

Sebab pola pikir yang salah akan menghalangi manusia untuk berinovasi.

Contoh pola pikir yang salah ialah berpikir bahwa usia tua sudah tidak bisa berinovasi/berkembang.

Namun fakta mengatakan bahwa orang yang sudah berusia lanjut pun masih bisa berinovasi dalam kehidupannya. Contohnya adalah:

Colonel Sanders à Pendiri dan pemilik KFC (62 th).

Ray Kroc à  Pendiri dan pemilik Mc. Donald  (52 th).

Wang Dhesun → Peragawan berusia (80 th).

Sebaliknya dengan memiliki pola pikir yang benar akan melahirkan banyak inovasi dalam kehidupan ini. Mari melakukan perubahan pola pikir dengan hikmat dan pertolongan dari Tuhan (Roma 12 : 2).

Kedua, Ketakutan (1 Samuel 17 : 12-50)

Ketakutan menghalangi manusia melakukan inovasi.

Contoh dari ketakutan ialah ketakutan Saul membuat semangat orang Israel lemah dan kekalahan ada di depan matanya (1 Samuel 17 :11).

Fakta mengatakan bahwa keberanian Daud melahirkan inovasi. Daud melawan Goliat hanya dengan batu kali dan umban (1 Samuel 17:32, 37, 40, 45-47, 50).

Jadi dengan keberanian akan melahirkan banyak inovasi dan kemenangan.

Sebab Tuhan memberikan kepada kita bukan roh ketakutan (2 Timotius 1:7).

Ketiga, Kemalasan (Amsal 12:27, Pengkhotbah 10 :18).

Kemalasan menjadi penyebab utama gagalnya seseorang melakukan inovasi.

Sebab tidak pernah ada orang malas yang menghasilkan karya yang inovatif.

Hanya orang yang rajin saja yang dapat melakukan inovasi dan keberhasilan (Amsal 13:4, 21:5).

Mari belajar rajin seperti semut agar hidup kita berhasil (Amsal 6:6, 30:25).

Jemaat Tuhan, hilangkanlah semua penghalang dan segera lakukan inovasi sebab berkat Tuhan telah tersedia bagi hidup Anda. Tuhan Yesus memberkati.